Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label lele. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lele. Tampilkan semua postingan

KANDUNGAN GIZI IKAN LELE DUMBO DAN MANFAAT BAGI TUBUH

Kandungan Gizi Ikan Lele : Ikan lele adalah ikan yang paling mudah untuk di besarkan dan mempunyai daya tahan tubuh yang sangat kuat sekali, walaupun di pelihara di comberan tetap hidup, sampai-sampai di pelihara di septiteng saja tetap masih hidup.., luar biasa namun menjijikan kalau sampai di pelihara di septiteng. ikan lele mempunyai kandungan gizi yang sangat banyak sekali dan harganya terjangkau. kandungan gizi pada ikan lele dumbo memberikan manfaat bagi tubuh kita.


KANDUNGAN GIZI IKAN LELE DUMBO

  • Ikhtisar Kandungan Gizi Ikan Lele
  • Lele (budidaya), 1 fillet (141.5g) (dimasak, panas kering) (5 oz.)
  • Kalori: 217
  • Protein: 26.7g
  • Karbohidrat: 0.0g
  • Total Fat: 11.5g
  • Fiber: 0.0g
    * Excellent sumber: Selenium (20.7mcg), dan Vitamin B12 (4mcg)
    * Sumber yang baik: Kalium (459mg), dan Niacin (3.6mg)
    * Makanan yang merupakan "sumber yang sangat baik" dari nutrisi tertentu menyediakan 20% atau lebih dari nilai harian yang dianjurkan, berdasarkan Departemen Pertanian Amerika Serikat  (USDA) .
Ketika dimasak (panas kering), lele liar memberikan 0,333 gram omega-3 asam lemak, berasal dari EPA (0.1g), DHA (0.137g), dan ALA (0.096g), per 100 gram ikan lele liar. Ketika dimasak (panas kering), lele bertani memberikan 0,259 gram omega-3 asam lemak, berasal dari EPA (0.049g), DHA (0,128), dan ALA (0.082g), per 100 gram ikan lele bertani.


Nilai Gizi Ikan Lele


  • Kandungan Ikan kaya akan manfaat karena merupakan sumber protein bagi tubuh, Ternyata ikan juga mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
  • Kandungan zat gizi yang terdapat pada ikan segar dan manfaatnya antara lain :
  • Omega 3, Untuk proses perkembangan otak pada janin dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan penglihatan bayi.
  • Mengandung serat protein yang pendek sehingga mudah di cerna
  • Kaya akan asam amino seperti taurin untuk merangsang pertumbuhan sel otak balita.
  • Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah kebutaan pada anak
  • Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang
  • Vitamin B6 , membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf
  • Vitamin B12, untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan syaraf
  • Zat besi yang mudah di serap oleh tubuh
  • Yodium untuk mencegah terjadinya penyakit gondok, hambatan pertumbuhan anak
  • Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan sebagian anti oksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas
  • Seng yang membantu kerja enzim dan hormon
  • Fluor yang berperan dalam meguatkan dan menyehatkan gigi anak


Semoga bermanfaat ya teman teman... di bawah ini ada link beberapa jenis-jenis ikan 
Teknik Pembesaran Ikan Lele
Ikan Hias Paling Bagus
Cara Membudidayakan Ikan Mas Koki
Cara Perawatan Ikan Hias Guppy
Cara Ternak belut di rumah
Cara Ternak Kroto

sumber ikhtiar gizi : http://www.mothernature.com/Library
0 komentar

Budidaya Cacing Sutra Dari Limbah Kolam Lele


Cacing sutra dikenal memiliki kandungan gizi yang tinggi untuk ikan benih, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan pada ikan. Namun sayang pasokan cacing sutra lebih banyak mengandalkan tangkapan dari alam sehingga sangat tergantung musim dan tidak bisa diandalkan. Budidaya cacing sutra telah banyak dilakukan para peternak ikan ,namun itu hanya untuk konsumsi sendiri, sehingga peluang usaha bisnis budidaya cacing sutra ini lumayan bagus. Ada satu cara unik dan menarik dalam budidaya cacing sutra yaitu dengan memanfaatkan limbah organik dari kolam lele konsumsi.

Adalah Suroto atau biasa dipanggil Otoy seorang pembenih dan petani pembesaran ikan lele dari Pringsewu, Lampung. Ia telah berhasil melakukan budidaya cacing sutra dari limbah organik ikan lele peliharaannya. Awalnya saat pemanenan ikan lele konsumsi timbul masalah membuang air limbah organik, air ini ditampung pada kolam yang kurang produktif, air bening pada bagian atas dibuang setelah 2 hari kemudian. Hal ini dilakukan berulang kali setiap panen lele, akhirnya secara tidak sengaja di kolam tersebut mulai muncul cacing yang terus berkembang. Cacing yang ada terus dipelihara dan dibudidayakan sampai saat ini.


Jika anda berminat untuk menekuni budidaya cacing sutra ini, beberapa tahapan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Persiapan Kolam Untuk Budidaya Cacing Sutra
Kolam yang kurang produktif (tidak dipakai untuk budidaya lele) di areal usaha pembesaran ikan lele dapat diperuntukan untuk budidaya cacing sutera dengan luas 60 – 100 m2 (disesuaikan dengan areal yang ada). Air limbah kolam pembesaran lele diaduk-aduk untuk selanjutnya dimasukkan dengan pompa (dengan menyedot) ke kolam budidaya cacing sutera.

2. Pengendapan Air
Air yang masuk di endapkan selama 3-5 hari, selanjutnya bagian atas endapkan air dibuang/diturunkan mencapai 5 – 10 cm dari permukaan lumpur. Lumpur diratakan dengan sorok/kayu untuk selanjutnya dibiarkan selama beberapa hari. Proses ini di ulangi 2 – 3 kali hingga lumpur halus yang ada di kolam cukup banyak.

3. Penebaran Benih
Indukan cacing sutra sebanyak 10 gelas (2-3 liter) ditaburkan kedalam lahan yang sudah siap dan diisi dengan air setinggi 5-7cm.

4. Perawatan Cacing Sutra
Selama masa pemeliharaan cacing sutra, air di usahakan tetap mengalir kecil dengan ketinggian air pada 5-10 cm. Setelah 10 hari biasanya bibit cacing sutra mulai tumbuh halus dan merata di seluruh permukaan lumpur dalam kolam. Ulangi lagi proses penambahan air buangan panen ikan lele ke dalam kolam budidaya cacing sutra maka setelah 2-3 bulan cacing mulai dapat dipanen.

Proses Panen Cacing Sutra

Cacing sutra akan tumbuh setelah 2 minggu biang cacing sutera ditebar atau > 2 bulan apabila tanpa penebaran biang cacing sutera. Panen pertama dapat dilakukan setelah cacing berumur > 75 hari. Untuk selanjutnya dapt dipanen setiap 15 hari. Ciri kolam budidaya cacing sutra yang siap untuk di panen adalah apabila lumpur sebagai media pemeliharaan terasa kental bila dipegang.

Waktu panen cacing sutera dilakukan pada pagi/sore hari dengan cara menaikkan ketinggian air sampai 50-60 cm agar cacing naik sehingga mudah dipanen. Cacing dan lumpur di keruk/aduk dengan caduk/garu dimasukkan dalam baskom kemudian dicuci dalam saringan.


Cacing yang terangkat masih bercampur lumpur, selanjutnya dimasukkan dalam ember/bak yang berisi air dengan ketinggian lebih kurang 1(satu) cm diatas media lumpur. Ember ditutup agar bagian dalam menjadi gelap dan dibiarkan selama 1 – 2 jam.

Cacing akan bergerombol diatas media dan dapat diambil dengan tangan untuk dipisahkan dari media/lumpur. Cacing tersebut dimasukkan dalam bak pemberokan selama 10-12 jam. Cacing siap di berikan kepada benih ikan ataupun dijual.

Sumber :
http://mahmudsmadawangi.blogspot.com/2012/02/budidaya-cacing-sutra-dari-limbah-kolam.html

0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ramon 's - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger